Showing posts with label Ruang Alam. Show all posts
Showing posts with label Ruang Alam. Show all posts

FOTOGRAFI BUTIRAN ES yang FANTASTIS !!





Frozen in time: These spell-binding pictures look like painstakingly carved ice art that even the most experienced ice sculptors would be proud of
Frozen in time: These spell-binding pictures look like painstakingly carved ice art that even the most experienced ice sculptors would be proud of

Freeze frame: Andrew Osokin has captured stunning images of ice formations and snow using macro photography
Freeze frame: Andrew Osokin has captured stunning images of ice formations and snow using macro photography

Tiny: Some of the icicles are so small they are barely visible tot he naked eye
Tiny: Some of the icicles are so small they are barely visible tot he naked eye

They look like painstakingly carved ice art that even the most experienced sculptors would be proud of.
They look like painstakingly carved ice art that even the most experienced sculptors would be proud of.
Ice art: They look like painstakingly carved ice art that even the most experienced sculptors would be proud of

Frosty: But take a cold, hard look and you will see they are in fact tiny natural ice formations, captured in minute detail
Frosty: But take a cold, hard look and you will see they are in fact tiny natural ice formations, captured in minute detail

Water pretty picture: The 43-year-old from Moscow captures the beauty of frozen water in its crystal-like form
Water pretty picture: The 43-year-old from Moscow captures the beauty of frozen water in its crystal-like form
Water pretty picture: The 43-year-old from Moscow captures the beauty of frozen water in its crystal-like form
Water pretty picture: The 43-year-old from Moscow captures the beauty of frozen water in its crystal-like form
Natural beauty: : He say he appreciates the beauty of nature so the idea of photographing icicles was the perfect subject for him
Street art: Andrew takes to the street and focuses his lens on what he finds and the result is an endlessly fascinating series of unique structures
Street art: Andrew takes to the street and focuses his lens on what he finds and the result is an endlessly fascinating series of unique structures

Brave: Using Nikon D-80 and D-90 cameras and special lenses, Andrew braved the Russian cold to capture what he found in the Moscow environment
Brave: Using Nikon D-80 and D-90 cameras and special lenses, Andrew braved the Russian cold to capture what he found in the Moscow environment
'Pictures are not made in the studio, on the street in the frost,' he says.
On the street: Andrew says the images are particularly powerful because 'pictures are not made in the studio, on the street in the frost.'
On the street: Andrew says the images are particularly powerful because 'pictures are not made in the studio, on the street in the frost'

Charged: Once the liquid is completely frozen, the sharp tip of the drop attracts water vapor in the air, much like a sharp metal lightning rod attracts electrical charges
Charged: Once the liquid is completely frozen, the sharp tip of the drop attracts water vapor in the air, much like a sharp metal lightning rod attracts electrical charges

Crystals: The water vapour collects on the tip and a tree of small ice crystals starts to grow, as seen above
Crystals: The water vapour collects on the tip and a tree of small ice crystals starts to grow, as seen above
Crystals: The water vapour collects on the tip and a tree of small ice crystals starts to grow, as seen above


readmore »»  

Awan Berbentuk Ular Naga Menggantung di Langit Ciawi





Peristiwa itu terjadi di arah tol Jagorawi menuju Puncak, Jumat (21/12/2012) sekitar pukul 17.15 WIB. Gumpalan awan berbentuk ular naga muncul secara tiba-tiba usai hujan deras.

Fenomena ini membuat puluhan warga takjub. Beberapa di antaranya terlihat mengabadikan fenomena itu dengan kamera ponselnya. "Awannya keren, seperti naga yang mau menerkam mangsa," kata Rudi (31), salah seorang pengendara yang melintas.





Sebagian besar pengguna jalan langsung menghentikan kendaraannya. Mereka memandang langit yang berwarna kelabu itu.

Fenomena awan tersebut tidak berlangsung lama, kurang lebih 10 menit. Selebihnya, awan terbawa angin. Bentuk naga pun buyar.


sumber:http://news.detik.com/read/2012/12/21/194319/2124949/10/awan-berbentuk-ular-naga-menggantung-di-langit-ciawi?9911012
readmore »»  

Sungai Citarum yang Dicemari Limbah Beracun




ane cuma mau menginfokan gan,
adanya limbah kimia di tengah persawahan warga di anak sungai Cihaur yang bermuara di Sungai Citarum, Cipeundeuy, Padalarang, Jawa Barat


Quote:



sebuah air terjun warna-warni yang tercipta berkat hasil pembuangan limbah kimia berbahaya oleh beragam industri di sekitar area tersebut. Namun untuk mengunjungi air terjun ini, atau setidaknya jika ingin mendekatinya, kita harus menggunakan pakaian pelindung bahan kimia be
rbahaya, dan masker, serta kacamata pelindung, agar tidak terkontaminasi oleh bahan kimia berbahaya seperti Mangan (Mn) Chromium Heksavalen (Cr6+) Alkylphenol , Cadmiun (Cd), Merkuri (Hg) Tembaga (Cu) yang beberapa di antaranya bersifat karsinogenik, atau senyawa yang bisa menimbulkan kanker pada manusia, selain gangguan pada ginjal.

Dan yang tak kalah hebatnya adalah aliran air terjun warna warni bersuhu tinggi ini terus mengalir membawa limbah beracunnya ke Sungai Citarum, sungai yang memasok 80% sumber air baku untuk warga Jakarta, dan sungai yang menjadi sumber irigasi ribuan hektar lahan pertanian di sepanjang alirannya.

Terimakasih kepada ketidaktegasan pemerintah daerah dalam menindak pelaku pencemaran dan pelaku industri yang senantiasa menempatkan keuntungan diatas kepentingan masyarakat banyak atas terwujudnya obyek wisata ini. Mari kita promosikan bersama-sama obyek wisata yang tiada duanya di dunia ini. Karena semua ada di Jawa Barat.



Spoilerfor foto:















sumber
Green Peace Indonesia

Green Peace



miris gan tempat itu terlihat begitu hijau dan asri, kenapa tega dirusak

ane ga mengharapkan apa2.. ane cuma pengen berita ini tersebar luas ke seluruh Indonesia





Quote:
update gan




Quote:

Spoilerfor berita lainnya:

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -– Lagi, persoalan limbah industri tekstil pada Sungai Citarum mendapat kecaman dari sejumlah pihak. Limbah industri yang langsung dibuang ke aliran sungai tanpa proses instalasi pengolahan limbah mengancam puluhan hektar sawah, penyakit kulit, hingga penurunan kuantitas listrik pada waduk sepanjang Sungai Citarum.

Pencemaran itu terjadi di kawasan dekat hulu Citarum, di Kampung Balekambang, Majalaya, Kabupaten Bandung. Sejumlah warga mengaku pasrah terhadap pencemaran Pabrik tekstil di sekitar kawasan tersebut.

Sejumlah petani di Balekambang, Majalaya, Kabupaten Bandung, mengaku mengalami kondisi terparah dari pencemaran limbah tujuh pabrik di sekitar kawasan Balekambang. “Banyak pipa-pipa saluran limbah yang bocor ke areal sawah, tak jarang banyak padi yang rusak,” ujar Ojang (60 tahun), warga Balekambang, kemarin. Air Sumur, kata dia, juga kotor mengakibatkan penyakit gatal dan diare.

Menurut Ojang, keluhan ini telah seringkali disampaikan kepada pihak pabrik, namun tanpa ada itikad yang baik, kondisi ini terus terjadi hingga puluhan tahun. “mereka banyak sewa preman pabrik, kami tidak bisa berbuat apa-apa,” tambahnya.

Penurunan kualitas air Sungai Citarum akibat limbah sampah dan sedimentasi juga mengakibatkan peningkatan biaya perawatan Pembangkit Listrik Tenaga Air Saguling. Total biaya perawatan perangkat waduk, mencapai Rp 1 miliar per tahun. “Sebab rata-rata, limbah yang tersaring berupa pasir dan material lain mencapai 4,2 juta meter kubik,” ungkap General Manager PLTA Saguling Eri Prabowo. Eri mengungkapkan, kondisi air citarum yang sangat tercemar, berdampak pada korosi bagian turbin waduk di Saguling.

Ketua Komunitas Elingan Citarum, Deni Riswandana mengungkapkan, di kawasan Majalaya, sedikitnya terdata 139 indutri tekstil dan tenun yang membuang limbahnya langsung ke aliran Citarum. Deni menambahkan, secara luas, sekitar 1.500 industri yang berada di sekitar Daerah aliran Sungai Citarum , menyumbang 2.800 ton limbah untuk tiap harinya. “Semuanya merupakan limbah cair kimia bahan bahaya beracun (B3),” tegasnya.



sumber:http://www.kaskus.co.id/thread/50c86bf30a75b49801000001
readmore »»  

Pulau Aogashima, peradaban di kawah gunung berapi






Seperti yang dilansir dari Odditycentral (30/11), Aogashima merupakan bagian dari Kepulauan Izu, sekitar 300 kilometer ke selatan Tokyo, di Laut Filipina. Pulau dan 205 penduduknya (per 2009) adalah bagian dari warga negara Jepang yang dikelola oleh Tokyo. Di sana pun cuma ada satu sekolah dan satu kantor pos saja.

Bentuk Pulau Aogashimacukup unik, seperti puding yang terbalik di piring atau donat yang dengan pola aneh. Tetapi Aogashima benar-benar gunung berapi dengan kawah raksasa yang merupakan sebuah pulau dan bisa didiami oleh manusia.

Kehidupan di Pulau Aogashima jauh dari peradaban modern yang penuh dengan hiruk pikuk aktivitas yang menyibukkan penduduknya. Di sana, menyelam adalah kegiatan paling populer di perairan biru jernih yang memang lebih cocok dijadikan tempat bersantai daripada bekerja keras.

Selain menyelam, mendaki gunung dan berkemah adalah aktivitas luar ruangan lain yang asyik dilakukan di Aogashima. Beberapa orang juga suka menikmati sauna umum yang didapat dari uap panas sekitar tengah-tengah pulau.

Kekurangan Pulau Aogashima mungkin cuma satu, akses masuk dan keluar dari sana tidak memiliki banyak pilihan. Peradaban kawah gunung berapi tersebut hanya bisa dijangkau dengan kapal feri dan helikopter. Setelah sampai di pulau, pengunjung pun sebaiknya mengawasi cuaca sebelum akhirnya bisa berkeliling menikmati keindahan Aogashima.

Tertarik pergi ke sana? Anda harus ingat kalau terakhir kali Aogashima meletus adalah sekitar 200 tahun yang lalu. Sebanyak 140 dilaporkan tewas saat itu. Karena masih aktif, ada kemungkinan gunung akan meletus lagi tanpa tahu kapan waktunya. Namun kalau Anda suka mengambil risiko, segera saja terbang ke sana dan menikmati keindahan Aogashima!




Located in the Philippine Sea, and 222.7 miles (358 km) south of central Tokyo, Aogashima also has a village that is home to around 200 people. This volcanic island has erupted and even killed some of the islanders, but still people spend their lives there. Fishing and farming are some of the more common activities.

#9The Tiny Japanese Island of Aogashima


sumber:http://www.merdeka.com/gaya/pulau-aogashima-peradaban-di-kawah-gunung-berapi.html
readmore »»  

jalan jalan ke Istana Batu Dar al-Hajar, Yaman



Bertengger di atas puncak batu di Wadi (lembah) Dhahr yang terkenal, sekitar 15 km dari ibukota Yaman, Sana'a, adalah Dar al-Hajar, lebih dikenal sebagai Istana Batu sang Imam. Ini adalah simbol ikon Yaman, yang fotonya dapat Anda temukan di kartu pos, majalah hingga botol minuman.




Apa yang membuat bangunan ini begitu menarik adalah mungkin karena bangunan ini adalah contoh khas arsitektur Yaman. Tampaknya tumbuh keluar dari bebatuan tempatnya dibangun, dan memiliki karakteristik lukisan jendela dan tepi. Selain itu, ia berdiri sendirian di sebuah oase hijau dan tenang, yang merupakan wadi.


Dahulu, Yaman tidak memiliki raja atau presiden. Sebaliknya, kepemimpinan negara terletak di pundak seorang Imam (pemimpin spiritual Islam). Yahya Muhammad Hamiddin (1869-1948) menjadi Imam dari Zaydis (sebuah sekte agama Islam) setelah kematian ayahnya pada tahun 1904, kemudian menjadi Imam Yaman pada tahun 1918 sampai ia terbunuh pada 1948. Istana ini dibangun pada tahun 1930 oleh Imam Yahya sebagai istana musim panas. Istana akhirnya dibuka untuk pengunjung, namun, berubah menjadi semacam museum.


Kita dapat membeli tiket untuk masuk ke istana. Bangunan lima lantai dengan banyak kamar dan tangga besar dan kecil yang tampaknya membawa pengunjung berputar-putar. Ada dapur, ruang penyimpanan, ruang bagi perempuan, ruang pertemuan untuk pejabat tinggi dan teman-teman dari Imam Yahya. Ada sistem untuk mendinginkan air dalam Earthware jars, kita juga dapat melihat jendela takhrim dari dekat, ada sumur yang sangat dalam, dan ada berbagai tempat di mana kita dapat pergi ke luar.


Kelima lantai menawarkan hal-hal yang layak untuk dilihat, tetapi berjalan-jalan di dasar bangunan adalah sama mengesankan dan mempertinggi kekaguman kita pada arsitektur Yaman yang menakjubkan.







sumber:http://versesofuniverse.blogspot.com/2012/12/istana-batu-dar-al-hajar-yaman.html
readmore »»  

koleksi 11 Keajaiban dari Dunia Beku



Di daerah kutub dan daerah dingin lainnya, terdapat es, salju dan formasi air yang tidak biasa, unik, dan beberapa dari mereka begitu indah sehingga membuat kita takjub. Sebagian besar keajaiban alam ini biasanya hanya dapat dikunjungi oleh para ilmuwan dan para petualang yang siap untuk mengerahkan tenaga dan finansial yang signifikan. Karena volatilitas dan lokasi, formasi-formasi tersebut dapat dilihat hanya pada periode tertentu dalam setahun.



1. Blue River, Greenland

Sungai ini adalah surga kayak di Greenland. Mencairnya gletser Petermann mengisi daerah dataran rendah dengan air biru yang menakjubkan.


Pola pengisian yang berubah-ubah tiap musim menyebabkan bentuk sungai pun berubah bentuknya. Warna biru cerah berasal dari lumpur glasial.




2. Air terjun Glacier di Svalbard, Norwegia

Svalbard, yang berarti "pantai dingin", merupakan kepulauan di Kutub Utara, yang merupakan bagian utara dari Norwegia serta Eropa. Kota ini terletak sekitar 400 mil (650 km) sebelah utara dari daratan Eropa, tengah-tengah antara daratan Norwegia dan Kutub Utara. Meskipun begitu dekat dengan Kutub Utara, Svalbard relatif hangat, berkat efek pemanasan dari Gulf Stream, yang membuatnya layak huni. Bahkan, Svalbard adalah wilayah dihuni secara permanen paling utara di planet ini.


Kepulauan Svalbard mencakup total luas 62.050 km persegi (24.000 sq mi), dan hampir 60% darinya ditutupi oleh gletser dengan ujung gletser berakhir di laut. Gletser raksasa Bråsvellbreen, terletak di Nordaustlandet, pulau terbesar kedua di kepulauan itu, membentang sepanjang 200 kilometer (125 mil). Tepi es setinggi 15-20 meter (50-65 kaki) dari gletser ini dipotong oleh ratusan air terjun dari es yang mencair. Air terjun ini hanya dapat dilihat dalam bulan-bulan hangat.
Selengkapnya baca disini: Air Terjun Indah di Kutub Utara




3. Crystal Cave, Islandia

Gua ini adalah gua di es gletser hasil dari glasial mill atau Moulin, dimana hujan dan lelehan air di permukaan gletser tersebut mengalir masuk di celah-celah gletser. Arus air ini membuat lubang di gletser dan air terus menuju ke daerah yang lebih rendah dengan membentuk gua es panjang dengan outlet di ujung gletser.


Sedimen berbutir halus di dalam air bersama dengan sedimen yang dibawa angin menyebabkan aliran air lelehan beku muncul dalam warna berlumpur sementara atas gua menunjukkan warna biru. Karena gerakan cepat gletser dari sekitar 1 m (3 kaki) per hari di medan yang tidak rata, gua es ini retak di ujungnya ke dalam celah vertikal yang mendalam, disebut cerrac. Hal ini menyebabkan cahaya matahari langsung masuk ke gua es dari kedua ujungnya menghasilkan pencahayaan homogen dari terowongan es.


Gua ini dapat diakses melalui pintu masuk 22 kaki (7 meter) pada garis pantai. Pada akhirnya gua ini mengecil ke ukuran tidak lebih dari empat kaki tinggi (1,2 m). Gua es pada umumnya tidak stabil dapat runtuh setiap saat. Mereka aman untuk dimasuki hanya di musim dingin ketika suhu dingin mengeraskan es. Meski begitu orang bisa mendengar suara retak yang konstan di dalam gua. Itu bukan karena gua itu akan runtuh tapi karena gua itu bergerak bersama dengan gletser itu sendiri. Setiap kali gletser bergerak dalam milimeter, suara keras pun terdengar.
Baca juga : Indahnya Gua Gua Gletser




4. Briksdal Glacier, Norwegia

Briksdalsbreen atau gletser Briksdal adalah salah satu cabang yang paling mudah diakses dan paling terkenal dari gletser Jostedalsbreen. Gletser ini terletak di Norwegia dan merupakan bagian dari Jostedalsbreen National Park. Briksdalsbreen berakhir di sebuah danau glasial kecil, Briksdalsbrevatnet, yang terletak 346 meter (1.135 kaki) di atas permukaan laut.


Pengunjung dari seluruh dunia datang untuk melihat lidah gletser Briksdalsbreen yang indah, terletak di tengah air terjun dan puncak yang tinggi.


Dengan peralatan yang tepat dan panduan ahli gletser, pengunjung dapat menjadi bagian dari perjalanan yang benar-benar aman tapi sangat menarik di sebuah massa es yang berusia ribuan tahun.




5. Birthday Canyon, Greenland

Birthday Canyon, diukir oleh air lelehan, dengan kedalaman 150 kaki (45 m). Foto ini diambil pada tahun 2008. Sepanjang tepi ngarai, garis-garis pada dinding menunjukkan lapisan stratigrafi dari es dan salju selama bertahun-tahun.


Asisten lapangan EIS, Adam LeWinter berdiri di NE rim of Birthday Canyon, diatas fitur yang disebut "Moab". Deposit hitam di bawah saluran adalah cryoconite - debu yang tertiup angin kemudian terendapkan di atas salju, gletser, atau icecaps.




6. Elephant-Foot Glacier, Greenland

Gletser kaki gajah artik ditemukan di Greenland utara. Zona abu-abu pada ketinggian rendah di gletser adalah zona ablasi diukir oleh saluran air lelehan, jelas terpisah dari zona akumulasi permukaan putih yang lebih tinggi.


Gletser unik ini terletak pada lokasi geografis yang menakjubkan di pantai utara-timur Greenland (81 ° N).




7. Frozen Wave, Antartika

Gelombang beku unik ini terletak di Antartika. Ditemukan oleh ilmuwan Amerika Tony Travouillon pada tahun 2007.


Foto-foto ini BUKAN menunjukkan gelombang raksasa yang tiba-tiba membeku. Formasi ini berisi es biru, dan ini adalah bukti kuat bahwa ini tidak diciptakan langsung dari gelombang air.


Es Biru es tercipta saat es terkompresi dan gelembung udara yang terperangkap, ter squeeze out. Es tampak biru karena, ketika cahaya melewati es tebal, cahaya biru ditransmisikan kembali namun cahaya merah diserap. Dengan demikian, warna biru menunjukkan bahwa formasi es ini dibangun perlahan-lahan dari waktu ke waktu, bukan langsung terbentuk. Pencairan dan pembekuan kembali selama bertahun-tahun telah memberikan formasi halus, tampilan seperti gelombang




8. Striped Icebergs, Southern Ocean

Biasanya gunung es memiliki garis-garis biru dan hijau, tetapi kadang coklat. Fenomena ini sering terjadi di Samudera Selatan. Gunung es bergaris dengan beberapa pita warna, termasuk kuning, coklat, hitam dan biru, cukup umum di perairan dingin di sekitar Antartika. Gunung es terbentuk ketika potongan besar es putus dari rak es dan jatuh ke laut.


Karena gletser terdiri dari salju yang jatuh di Antartika selama ribuan tahun, es nya terdiri dari air tawar. Itu berarti bahwa es segar mengambang berinteraksi dengan air garam. Air laut yang kontak dengan gletser yang sangat dingin juga membeku, seakan menutupi es tersebut dengan kerak. Lapisan atas es yang terbentuk dari air laut ini mengandung bahan organik dan mineral. Tersusun oleh gelombang, dan ditiup oleh angin, gunung es seakan-akan dicat dengan warna yang menakjubkan dari berbagai bentuk dan tekstur.


Iceberg tampak putih karena gelembung kecil yang terperangkap dalam es dan hamburan cahaya. Strip warna biru tercipta ketika celah di perisai es diisi dengan air meleleh, yang cepat membeku. Dalam hal ini, gelembung tidak punya waktu untuk terbentuk. Ketika air kaya ganggang, strip bisa berwarna hijau, serta dalam nuansa lain.
Selengkapnya baca disini: Garis-Garis Warna pada Gunung Es




9. Ice Towers Gunung Erebus, Antartika

Ratusan menara es berdiri di  Gunung Erebus 12.500 ft (3.800 m). Gunung berapi aktif terus-menerus ini mungkin satu-satunya tempat di Antartika di mana api dan es bertemu, berbaur dan menciptakan sesuatu yang unik.


Menara es dapat mencapai tinggi 60 kaki (20 meter) dan terlihat seperti hidup saat mereka mengeluarkan kepulan uap ke langit kutub selatan. Beberapa uap vulkanik membeku ke bagian dalam menara, memperbesar dan memperluas mereka.




10. The Fang in Vail - Frozen Waterfall, USA

Fang adalah air terjun yang terletak dekat kota Vail, Colorado. Bentuk pilar besar es dari air terjun ini hanya terjadi pada musim dingin yang sangat dingin, dan ketika air terjun ini beku, pilar es dapat setinggi 50 meter (165 kaki) dan lebar dasarnya berukuran 8 meter (26 kaki).




11. Penitentes, Chili & Argentina

Penitentes adalah es seperti paku yang menakjubkan terbentuk secara alami di daerah dataran tinggi terutama pada Ranges Andes yang terletak lebih dari 4000 meter (13.000 kaki) di atas permukaan laut. Pinnacles es yang disebut Penitentes ini mencapai ketinggian bervariasi dari beberapa sentimeter menyerupai rumput hingga setinggi 5 meter (17 kaki) dan secara keseluruhan memberikan kesan sebuah hutan es. Pisau (bagian yg tajam) mereka berdiri menunjuk ke arah matahari. Ketika es mulai mencair di sinar matahari awal, mereka perlahan mulai dan terus muncul.


Orang-orang di Andes mengatakan bahwa fenomena ini karena kecepatan tiupan angint di wilayah itu yang hanya bagian dari proses yang sebenarnya, angin hanya memiliki peran yang terbatas dalam membentuk patung-patung yang indah. Sesuai pengamatan ilmiah terbaru sinar matahari yang jatuh pada es memanaskannya ditambah beberapa cahaya terjebak dalam es, mengalami banyak defleksi dalam blok es yang menyebabkan mencairnya es tidak merata dan bagian-bagian es yang tidak meleleh tetap melahirkan patung berbentuk aneh yang dikenal sebagai Penitentes.


sumber:http://versesofuniverse.blogspot.com/2012/12/11-keajaiban-dari-dunia-beku.html
readmore »»